|
Written by pnyet
|
Sabtu, 5 Juli 2008 aku merenung menatap hamparan kosong. Menelisik sudut-sudut jiwa yang sunyi, melirik pada seonggok CPU tua. "Maaf ya, nggak bisa njagain kamu..." bisikku dalam hati, Sedikit bimbang sebenarnya bila harus meninggalkan perusahaan ini. Namun pilihan telah ditetapkan, dan ternyata keinginan untuk mengembangkan diri di tanah kelahiran jauh lebih besar daripada harus bertahan di tanah rantau. Tak terasa satu tahun sudah aku menghirup udara bontang.
|