|
Wa, sial hari ini print server mengalami kerusakan total, CPU nggak mau nyala, padahal sebelumnya baik-baik saja [namanya juga rusak]. Memang sih OS yang digunakan masih jadul [Windows NT Server], berawal dari masalah ini saya akan mencoba migrasikan windows ke linux. So apa saja yang diperlukan di linux agar bisa jadi print server? jawabannya adalah SAMBA. OS yang saya gunakan untuk menginstall samba sebagai print server adalah CentOS 4.7 Final.Ok, guys untuk lebih lanjut silahkan dibaca dibawah ini:
Sebelum masuk ke konfigurasi samba pastikan dulu apakah aplikasi samba sudah terinstall: [bejo@PrintServer ~]$ sudo rpm -qa | grep samba samba-common-3.0.28-0.el4.9 samba-3.0.28-0.el4.9 system-config-samba-1.2.21-1.el4.1 samba-client-3.0.28-0.el4.9 Apabila installer diatas belum ditemukan, silahkan install dahulu sambanya: [bejo@PrintServer ~]$ yum -y install samba Dan file konfigurasi samba berada di /etc/samba/smb.conf untuk mengeditnya kita bisa gunakan editor favorit masing-masing kebetulan saya menggunakan vi dan gunakan parameter seperlunya saja. [bejo@PrintServer ~]$ sudo vi /etc/samba/smb.conf [global] workgroup = intranet.corp realm = intranet.corp server string = Print Server by IT Dept. interfaces = lo, eth0, 192.168.0. security = SHARE log file = /var/log/samba/%m.log max log size = 50 winbind trusted domains only = Yes comment = HP-LaserJet-5Si on Print Server hosts allow = 127., 192.168.0. printer name = Hp-LaserJet
[printers] comment = All Printers path = /var/spool/samba read only = No guest ok = Yes printable = Yes use client driver = Yes browseable = No Konfigurasi diatas telah cukup untuk menjadikan samba sebagai sharing printer, dan mengijinkan anonymous untuk melakukan printing. Dan untuk penjelasan detail mengenai parameter-parameter diatas sabar ye....
|